cara dapat uang klik iklan di bawah ini

..........DAFTAR LIS MUSIC..........

0-9..A..B..C..D..E..F..G..H..I..J..K..L..M..N..O..P..Q..R..S..T..U..V..W..X..Y..Z

Catatan: Daftar Kode Kesalahan – Blink Error Printer Canon

Selasa, 22 November 2011



Semenjak seri Pixma 1300 dikeluarkan, Canon menanamkan kode error yang sama pada printer-printernya, termasuk beberapa jenis printer terbaru, sebut saja IP2770. Printer-printer ini akan memberikan kode berupa kode kedip (blinking error code) jika mengalami masalah. Apa saja pesan error dibalik Printer Canon yang nge-blink tersebut? Silakan simak dalam catatan singkat berikut.
Hal yang paling umum terjadi adalah, saat printer dinyalakan lampu green nyala penuh (baca=normal) tanpa berkedip. Namun kemudian ketika dipakai untuk print baru berkedip dan disertai jendela peringatan di layar monitor Anda seperti ilustrasi di bawah ini, berarti Printer melaporkan bahwa tinta Cartridge Anda diduga telah habis. Kasus ini hanya terjadi setelah pemasangan cartridge baru atau pengisian ulang dengan cartridge original. Penghitungan waktu habisnya tinta ini didasarkan pada jumlah pemakaian printer dan proses maintenance (cleaning dan deep-cleaning) yang telah dilakukan. Jadi terkadang pelaporan bahwa tinta printer telah habis tidak selalu sama dengan kondisi riil. Apalagi jika Printer Anda telah menggunakan infus tinta.

Solusinya:
Sesuai yang tertera dalam jendela peringatan di monitor Anda, silakan tekan tombol Resume minimal 5 detik kemudian lepaskan.
Selain hal di atas, ada beberapa pesan error yang perlu dibaca berdasarkan jumlah kedip lampu indikator sebagai berikut:
  • 7kali hijau-orange berkedip bergantian, atau 1x hijau, 1x orange,1x hijau, 1x orange, 1x hijau dst.
    Artinya: Waste Ink Pad Full / Ink Absorber Full.
    Solusi: Anda perlu membersihkan/mengganti busa penyerap tinta di bagian bawah printer. Kemudian Printer anda perlu direset dengan software khusus. Untuk Pixma seri IP2700 Anda dapat menemukan panduan lengkapnya dalam posting saya yang berjudul Inilah Cara Mereset Printer Canon Seri IP2700.
  • 3x orange 1x hijau.
    Artinya: Ada kerusakan di mekanik printer.
    Solusi: Dalam kasus ini sebaiknya Anda membawa printer Anda ke service center.
  • 4x orange 1x hijau.
    Artinya: Printer absorber full (Waste Ink Pad Full).
    Solusi: Printer anda perlu di reset dengan software seperti di atas.
  • 5x orange 1x hijau
    Artinya: Cartridge warna/hitam rusak.
    Solusi: cek cartridge di printer bertipe sama yang lain, kemudian ganti cartridge warna/hitam yang rusak.
    NB: Kerusakan cartridge bisa disebabkan oleh banyak hal, antara lain : chip IC rusak, kotornya konektor, korslet karena tinta, dll.
  • 7x orange 1x hijau
    Artinya: Cartridge Warna rusak.
    Solusi: Ganti cartridge warna.
  • 8x orange 1x hijau:
    Artinya: ink tank full.
    Solusi:Printer anda perlu di reset dengan software general tool resetter.
  • 14x/15x orange 1x hijau
    Artinya: Cartridge hitam rusak.
    Solusi: ganti Cartridge hitam, selesai.
Catatan ini berhasil disusun dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat.



READ MORE - Catatan: Daftar Kode Kesalahan – Blink Error Printer Canon

Mengatasi Error Code 8235: A referral was returned from the server



Beberapa waktu yang lalu, seorang teman meminta tolong untuk menginstall sebuah produk modem GSM buatan Cina di Netbooknya. Dia sudah beberapa kali mencoba melakukan instalasi sesuai dengan panduan yang diberikan bersama dengan produk tersebut. Kartu perdana ekstra berikut dengan sederet proses aktivasi GPRS dan settingnya juga sudah dicoba. Namun tetap saja, si modem nggak bergerak dan memberikan ijin Windows 7 di Netbook sang teman tersebut untuk mengakses simbah Google.
Saat pertama kali coba, Windows langsung memunculkan pesan error Error Code 8235: A referral was returned from the server. Sesuatu yang nggak pernah terjadi di Windows XP. Apa sebab? berikut penjelasan dan solusi singkatnya.Setelah googling sejenak, saya dapat info kesimpulan sederhana bahwa, beberapa aplikasi, termasuk aplikasi modem ini berjalan lancar di XP namun nggak kompatibel dengan Vista/7 meski driver yang disediakan sudah support kedua Sistem Operasi terbaru besutan Microsoft tersebut.
Sebab:
Beberapa aplikasi akan melaporkan error code 8235 jika tidak memenuhi beberapa syarat Windows Vista/7.  Misalnya, aplikasi tersebut tidak Digitally Signed atau tidak memiliki baris perintah “UIAccess = true” dalam manifestasi program. Dalam kasus seperti ini, Vista dan 7 memerlukan akses yang lebih tinggi dari sekedar user Windows (baca = Administrator) untuk meloloskan akses program seperti ini. Jika level akses Administrator tidak tersedia/ditolak, maka program ShellExecuteEx akan melaporkan error. Aplikasi Vista memiliki persyaratan yang lebih rumit. Beberapa aplikasi yang berjalan lancar di XP seringkali tidak berjalan lancar di Vista/7 karena sebenarnya program tersebut tidak sepenuhnya kompatibel.

Solusi:
  1. Jalankan “secpol.msc”. Pilih > Security Settings > Local Policies > Security Options.
  2. Disable pilihan “User Account Control: Only Elevate executables that are signed and validated”
  3. Disable pilihan “User Account Control: Only elevate UIAccess applications that are in secure locations”
  4. Restart PC dan seharusnya sekarang masalah Anda teratasi.
Anda juga dapat melakukan hal langkah diatas dengan Command Prompt dalam tulisan berikut:
Bagi Anda pengguna Windows 7, Silakan gunakan langkah alternatif Menonaktifkan User Account Control di Windows 7 berikut.

Semoga bermanfaat :coffee:


Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/mengatasi-error-code-8235-a-referral-was-returned-from-the-server/#ixzz1eTzen72R
Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives
READ MORE - Mengatasi Error Code 8235: A referral was returned from the server

Cara Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows 7

Belajar dari pengalaman Vista, agaknya Microsoft telah mengatur ulang User Account Control (UAC) di Windows 7 agar lebih mudah diatur dan tidak terlalu mengganggu seperti layaknya di Vista. UAC seringkali dianggap sebagai pengganggu ketika pengguna ingin menginstal program namun tidak ‘direstui’ oleh Windows karena dianggap berbahaya, atau paling tidak terlalu banyak peringatan yang muncul ketika pengguna hanya ingin mengakses tipe file tertentu. Belum lagi terbukti beberapa program baru yang pada awalnya memunculkan pesan error langsung berjalan mulus cukup dengan menonaktifkan UAC. Apa dan bagaimana UAC bekerja bisa Agan temukan di situs pengembangnya sendiri, Microsoft.
Pengguna Windows 7 lebih mudah mengatur UAC dengan lebih banyak cara.  Dalam Windows 7, UAC dapat diatur dengan menggeser side bar level pengamanan (baca= peringatan) terhadap akses yang tidak diinginkan. Nah, bagaimana cara mendisable UAC atau paling tidak bagaimana cara menonaktifkan pop up peringatan agar tidak terlalu sering muncul? Sebenarnya caranya mirip sekali dengan menonaktifkan UAC di Vista. Hanya ada sedikit tambahan akses baru. Berikut penjelasan detailnya:
Cara 1: Lewat Control Panel
  1. Masuk ke  Control Panel. Di Windows 7, ada beberapa macam cara untuk mengakses User Account Control (UAC) sebagai berikut:
    a. Start Menu -> Control Panel -> User Accounts and Family Safety -> User Account.
    b. Start Menu -> Control Panel -> System and Security -> Action Center.
    c. Klik atau klik kanan ikon Bendera di notification area (system tray), kemudian pilih Open .
    d. Ketik “MsConfig” (tanpa tanda petik) dalam Start Search untuk menjalankan System Configuration, kemudian pilih tab Tools, pilih Change UAC Settings, kemudian klik tombol Launch.
  2. Klik pada link User Account Control Setting,
  3. Geser slider bar ke posisi terendah (ke arah Never Notify), dengan deskripsi Never notify me seperti tampak pada gambar berikut.
  4. Klik OK untuk menyimpan perubahan.
  5. Restart Komputer untuk mengefektifkan perubahan User Access Control.
Cara 2: Dengan Regedit
  1. Jalankan Registry Editor (RegEdit).
  2. Temukan registri berikut
    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System
  3. Temukan entri REG_DWORD berikut:
    EnableLUA
  4. Ubah nilai EnableLUA menjadi 0.
  5. Langkah Tambahan; temukan entri REG_DWORD berikut:
    ConsentPromptBehaviorAdmin
  6. Tentukan nilai ConsentPromptBehaviorAdmin menjadi 0 (optional).
  7. Keluar dari Registry Editor dan restart Komputer untuk menonaktifkan UAC.
Cara 3: Lewat Group Policy
Para pengguna Windows 7 Ultimate, Business atau Enterprise yang memiliki fasilitas Local Group Policy, dapat memanfaatkan Group Policy untuk menonaktifkan UAC untuk PC Lokal atau beberapa komputer dalam suatu jaringan sekaligus.
  1. Ketik gpedit.msc dalam Start Search untuk menjalankan pengaturan Local Group Policy.
  2. Pilih: Computer Configuration -> Windows Settings -> Security Settings -> Local Policies -> Security Options
  3. Temukan setting berikut di sisi kanan panel:
    User Account Control: Behavior of the elevation prompt for administrators in Admin Approval Mode
    Ubah settingnya menjadi Elevate without prompt.
  4. Temukan setting berikut di sisi kanan panel:
    User Account Control: Detect application installations and prompt for elevation
    Ubah settingnya menjadi Disabled.
  5. Temukan setting berikut di sisi kanan panel:
    User Account Control: Run all administrators in Admin Approval Mode
    Ubah settingnya menjadi  Disabled.
  6. Temukan setting berikut di sisi kanan panel:
    User Account Control: Only elevate UIAccess that are installed in secure locations
    Ubah settingnya menjadi Disabled.
    Ilustrasinya tampak seperti berikut.
  7. Selanjutnya, Restart Komputer jika sudah selesai.
Cara 4: Dengan Command Prompt
Prinsip kerja cara ini mirip sekali dengan cara kedua (Regedit). Anda juga bisa menyimpan perintah berikut ke dalam sebuah file .bat terlebih dahulu untuk kemudian dijalankan dengan dobel klik. Cara terakhir ini lebih familiar untuk pengguna Windows yang lebih suka dengan cara yang lebih manual. Yang perlu lakukan adalah:
  1. Jalankan Command Prompt dengan level akses Administrator
  2. Ketik baris perintah berikut:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 0 /f
Sebagai tambahaan, berikut perintah untuk meminimalisir pesan peringatan popup yang sering muncul:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 0 /f

NB:
Untuk mengaktifkan kembali UAC, copy-paste perintah berikut di command prompt:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 1 /f
Dan berikut perintah untuk mengembalikan prompt for consent UI kembali ke setting semula:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 2 /f
READ MORE - Cara Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows 7

Cara Cepat Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows Vista Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/#ixzz1eTyLjD4y Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives

Anda sering terganggu dengan dialog popup berisi konfirmasi Windows Vista yang meminta Anda menggunakan akses dokumen/program dengan level Administrator? Selain popup ini mengganggu, ada kalanya kita sebenarnya tidak butuh akses Admin untuk mengakses file kita sendiri. Jika hal ini terjadi, Anda mungkin perlu berpikir untuk menonaktifkan fasilitas UAC (User Account Control) yang mengatur fasilitas ini. Sebenarnya ada banyak cara menonaktifkan pilihan User Account Control Di Windows Vista, salah satu cara favorit para programmer adalah dengan bahasa program CLI (Command Line Interface) atau juga dikenal dengan program command prompt.
Prinsip kerja cara ini mirip sekali dengan cara kedua (Regedit). Anda juga bisa menyimpan perintah berikut ke dalam sebuah file .bat terlebih dahulu untuk kemudian dijalankan dengan dobel klik. Cara terakhir ini lebih familiar untuk pengguna Windows yang lebih suka dengan cara yang lebih manual. Yang perlu lakukan adalah:
  1. Jalankan Command Prompt dengan level akses Administrator
  2. Ketik baris perintah berikut:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 0 /f
Sebagai tambahaan, berikut perintah untuk meminimalisir pesan peringatan popup yang sering muncul:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 0 /f

NB:
Untuk mengaktifkan kembali UAC, copy-paste perintah berikut di command prompt:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v EnableLUA /t REG_DWORD /d 1 /f
Dan berikut perintah untuk mengembalikan prompt for consent UI kembali ke setting semula:
%windir%\System32\cmd.exe /k %windir%\System32\reg.exe ADD HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v ConsentPromptBehaviorAdmin /t REG_DWORD /d 2 /f
READ MORE - Cara Cepat Menonaktifkan User Account Control (UAC) di Windows Vista Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/cara-cepat-menonaktifkan-user-account-control-uac-di-windows-vista/#ixzz1eTyLjD4y Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives

Know What: UAC (User Account Control)




Kita, Anda dan saya, dan banyak pengguna Windows lainnya mendapatkan kesempatan menjajal fasilitas UAC (User Account Control) yang ada dalam paket Sistem Operasi Vista dan kemudian dilanjutkan dalam rilis  Win7. Menurut Microsoft User Account Control (UAC) adalah fitur terbaru yang membantu pengguna menjaga sistemnya dari program berbahaya (malware) yang akan merusak sistem.UAC secara otomatis menghentikan instalasi aplikasi yang tidak diinginkan.
Jika Anda mencermati, saat Anda menggunakan Windows Vista atau Win7, terkadang muncul peringatan otomatis yang meminta Anda memberikan akses level Administrator, itulah salah satu tanggung jawab UAC. Mengapa UAC menjadi penting untuk dibahas dan bagaimana UAC berperan dalam Sistem Operasi terbaru dari Microsoft? silakan simak lebih lanjut tulisan singkat ini.
UAC (User Account Control) merupakan hasil pembaharuan dan optimalisasi yang ingin dihadirkan Microsoft bagi para penggunanya dalam segi Sekuriti Sistem Operasi. Kita perlu ingat bahwa sejak dulu produk Microsoft seringkali menjadi sasaran serangan dari berbagai pihak yang memanfaatkan celah keamanan sistem operasi. Menurut Microsoft UAC akan memperingatkan Anda ketika:
  • Instalasi/Uninstalasi program
  • Instalasi driver untuk sebuah perangkat (misal: kamera digital, flashdisk)
  • Penggunaan Konsol Update Windows untuk menginstall sebuah update
  • Mengatur Pengatur Bimbingan Orangtua (Parental Console)
  • Install ActiveX Control untuk mengakses situs tertentu
  • Membuka atau mengubah Firewall Windows
  • Mengubah tipe akun pengguna
  • Mengubah setting keamanan dengan Security Policy Editor (Secpol.msc)
  • Browse/Mengakses direktori pengguna lain
  • Mengatur Update otomatis
  • Menggunakan Otomatisasi Task.
  • Copy atau Memindah file dari dan ke folder Program Files atau Windows.
  • Menambah atau mengurangi akun pengguna
  • Mengatur Akses Remote Desktop
Namun belajar dari pengalaman Vista, Microsoft merasa perlu melakukan beberapa pembenahan mengingat banyaknya keluhan terhadap pesan konfirmasi yang terlalu sering muncul dan cenderung justru mengganggu akses pengguna. Selanjutnya, produk UAC dipermak dengan kemampuan tambahan dalam paket Windows 7. UAC versi terbaru ini dengan dibekali kemampuan:
  • Mengurangi pesan konfirmasi ganda/tidak diperlukan sehingga hanya akan muncul saat-saat kriti saja.
  • Memberikan akses lebih mudah kepada pengguna terhadap sistem (baca=setting UAC) masing-masing.
  • Memberikan info yang lebih mudah diterima pengguna (user friendly).
  • Memberikan kontrol yang lebih baik terhadap sistem.

Dalam versi terbaru ini, Anda dapat menemukan halaman User Account Control Setting, dimana Anda bisa melakukan tweaking dan konfigurasi sesuai keinginan Anda. Seperti meningkatkan tingkat pesan konfirmasi, atau bahkan menonaktifkannya samasekali. Setting ini dipermudah dengan model Slider bar yang mewakili tingkat pengaturan UAC, sehingga pengaturan dapat dilakukan dengan sangat mudah.
Tabel berikut akan memberikan gambaran perbedaan tiap level pengaturan tersebut:
Setting Deskripsi Dampak Keamanan
Always notify me when programs try to install software or make changes to my computer and when I make changes to Windows settings Windows akan memperingatkan Anda sebelum program atau Anda sendiri melakukan perubahan terhadap Sistem atau Setting Windows yang memerlukan ijin dari administrator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap sejenak dan Anda harus memilih Approve (Setuju) atau Deny (Tolak) permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melakukan perubahan apapun dalam komputer. Desktop yang gelap merupakan tanda pengaman desktop bahwa program lain tidak bisa berjalan pada masa ini. Ini adalah setting paling aman. Ketika Anda diperingatkan, Anda sepatutnya membaca dengan baik setiap dialog box sebelum menyetujui perubahan apapun terhadap komputer Anda.
Default – Notify me only when programs try to make changes to my computer. Don’t notify me when I make changes to Windows settings. Windows akan memperingatkan Anda ketika ada program dari luar sistem melakukan perubahan atau pengaturan Windows yang memerlukan ijin administator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap sejenak dan Anda harus memilih Approve (Setuju) atau Deny (Tolak) permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melakukan perubahan apapun dalam komputer. Sama seperti setting di atas, desktop yang gelap merupakan tanda pengaman desktop bahwa program lain tidak bisa berjalan pada masa ini, namun Anda tidak akan diberi peringatan jika Anda ingin melakukan perubahan yang  memerlukan ijin Administrator. Pengaturan ini memiliki level keamanan sedang. Biasanya aman-aman saja jika perubahan pengaturan Windows Anda lakukan sendiri tanpa harus ada peringatan. Namun, beberapa program bawaan Windows dapat saja menerima perintah atau data secara langsung. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh software berbahaya untuk menginstall sesuatu atau melakukan perubahan pengaturan dalam komputer Anda. 
Notify me only when programs try to make changes to my computer (do not dim my desktop). Don’t notify me when I make changes to Windows settings Windows akan memperingatkan Anda ketika ada program atau pengaturan Windows yang memerlukan ijin administator. Ketika Anda diberi peringatan, Desktop akan tampak gelap sejenak dan Anda harus memilih Approve (Setuju) atau Deny (Tolak) permintaan dalam dialog box UAC sebelum Anda dapat melanjutkan proses tersebut, namun Anda tetap bisa melakukan hal lain tatkala dialog box UAC ini masih terbuka.  Anda tidak akan diberi peringatan jika Anda ingin melakukan perubahan yang  memerlukan ijin Administrator. Setting ini cukup aman. Dengan setting ini, program lain dapat bercampur dan mempengaruhi tampilan dialog box UAC. Bisa jadi hal ini menjadi risiko celah keamanan jika komputer Anda telah terserang malware.
Never notify me or turn off and disable UAC Windows TIDAK akan memperingatkan Anda sebelum adanya perubahan dalam komputer Anda. Jika Anda login sebagi Administrator, program apapun bisa melakukan perubahan tanpa Anda ketahui. Jika Anda login sebagai user biasa, semua perubahan yang memerlukan ijin Administrator akan ditolak secara otomatis. Jika Anda memilih setting ini, Anda harus merestart komputer untuk menonaktifkan UAC. Sejak saat dinonaktifkan, siapapun yang login sebagai Administrator, akan selalu mendapatkan hak sebagai admin. Setting ini merupakan pengaturan paling lemah. Jika Anda menonaktifkan setting UAC, Anda telah membuka kemungkinan celah keamanan sistem Anda. Dalam hal ini Anda patut berhati-hati memilih program yang Anda jalankan karena mereka mendapatkan hak akses yang sama dengan Anda, termasuk membaca dan melakukan perubahan terhadap area sistem, data pribadi, file, dan semua yang tersimpan dalam komputer. Program-program ini juga bisa melakukan komunikasi dan melakukan transfer informasi dari dan ke komputer menapun yang terhubung dengan komputer Anda, termasuk lewat internet.
Pengaturan ini mirip sekali dengan pengaturan yang telah lama dianut dalam keluarga Unix, dan turunannya. Microsoft memanfaatkan serupa untuk mengamankan Windows dari akses yang tidak berwenang.
Semoga bermanfaat.
READ MORE - Know What: UAC (User Account Control)

Inilah Cara Mereset Printer Canon Seri IP2700

 

Tulisan ini berawal dari keresahan ketika beberapa hari yang lalu printer Pixma IP2770 seorang rekan rusak. Setelah dicek lampu berkedip beberapa kali menandakan Waste Ink Tank Absorber Full. Langsung saja, gugling cari halaman web yang menyediakan program resetter IP2770. Namun sayang, halaman pertama simbah hanya berisi link sampah yang mengarah ke situs-situs iklan yang ga jelas. Bukannya membantu menemukan solusi, situs seperti ini malah muter-muter bikin bingung. Mungkin pemiliknya pengen menjebak pihak yang kebingungan seperti saya saat itu untuk mengklik iklan atau hasil search nya agar dapat duit. Sayang, beribu sayang…
Akhirnya saya gugling dengan keywords yang sedikit berbeda, yakni dengan bahasa inggris. Akhirnya ketemu juga. Thanks to Fix-Your-Own-Printer.blogspot.com tulisan ini berhasil saya hadirkan dalam bahasa yang [semoga] lebih mudah dipahami pembaca Indonesia. Silakan simak lebih lanjut.
Selain tanda kedip pada lampu indikator, sda kalanya, Windows memberikan pesan pesan Error 5B00. Hal ini memberikan isyarat yang sama, yakni waste ink counter is full. Yang perlu Anda lakukan adalah meresetnya.
Pertama, silakan download resetter berikut:
PCM_servicetool.rar [password: guntingbatukertas.com]
Langkah 1: Masuk ke dalam Mode Servis printer untuk dapat menggunakan resetter.
  • Matikan printer tanpa mencabut kabel power.
  • Tekan dan tahan tombol Resume, kemudian tekan tombol Power.
  • Tetap tahan tombol Power dan lepaskan tombol Resume.
  • Kemudian tekan tombol Resume 5 kali kemudian lepaskan kedua tombol.
  • Setelah kedip tanda error telah berhenti, Printer Anda telah berhasil masuk ke dalam Mode Servis.
Langkah 2:
  • Extract program resetter di atas dan dobel klik file “servicetool.exe”
  • Perhatikan apakah tombol Reload muncul. Jika ada, Klik tombol Reload untuk mendapatkan port USB yang baru. Jika tidak ada, berarti printer Anda sudah siap reset.
  • Siapkan beberapa lembar kertas ke dalam tray printer, dan tekan tombol “Main”, tunggu hingga print berhenti atau memunculkan pesan “error 001″. Tekan OK.
  • Kemudian tekan tombol “EEPROM” dan biarkan printer mencetak lagi, setelah itu klik OK.
  • Matikan printer (mungkin Anda perlu menekan tombol Power dua kali).
  • Hidupkan printer kembali. Voila! Printer Anda sudah siap bekerja kembali.
Semoga bermanfaat!

READ MORE - Inilah Cara Mereset Printer Canon Seri IP2700

Download Koleksi Driver Acer Aspire 4738Z untuk Windows XP Disini Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/download-koleksi-driver-acer-aspire-4738z-untuk-windows-xp-disini/#ixzz1eTvAsyLc Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives

Mengingat perkembangan hardware yang pesat dan kecenderungan vendor hardware yang mengarahkan konsumen untuk (mau-tidak-mau) berpindah ke Windows 7 sepertinya semakin terbukti nyata. Betapa tidak, pengguna Windows XP semakin lama semakin tersisih dan kerepotan, bahkan hanya untuk mendapatkan driver yang cocok untuk laptop barunya.
Sementara, beberapa program penting yang erat dengan kegiatan sehari-hari terkadang belum siap dipadukan dengan Win7. Update dari pengembang software, terkadang juga tidak terlalu dapat diandalkan, akhirnya Windows XP mau tak mau jadi solusi alternatif hingga update software rampung digarap pengembangnya.

Sebelumnya, mari kita tilik sejenak spesifikasi yang diusung oleh Acer dalam produknya, Acer Aspire 4738z:
  • Processor : Intel Pentium Dual Core P6100, 2.00Ghz, 3MB L3 Cache
  • Sistem Operasi: Free DOS
  • Memori : 2GB DDR3 SDRAM – 1066 MHz – PC3-8500, Hingga 8GB
  • Chipset : Intel HM55 Express Chipset
  • Hard Disk : 500GB SATA @ 5400RPM
  • Optical : DVD+RW/+R Writer
  • Display : 14-inch HD widescreen display , dengan resolusi optimal 1366 x 768
  • Graphic Card : Intel Graphics Media Accelerator HD (Intel GMA)
  • Wireless LAN 802.11 b/g/n
  • Bluetooth
  • Web Camera
  • HDMI Port
  • USB Port : 3
  • Ethernet LAN
  • High Definition Audio
  • Speaker Dolby Digital Audio
  • Baterai 6 – Cell
  • Garansi 1 Year On Site


Bagi Anda, pengguna setia Windows XP yang mengalami masalah dengan driver Acer Aspire 4738Z, berikut ini saya buat kompilasi driver yang tempo hari telah berhasil saya gunakan untuk seorang teman yang butuh bantuan. Driver saya urutkan sesuai dengan prioritas instalasi berikut driver Wifi yang nyarinya susah minta ampun..
Chipset
Intel Chipset Driver v9.1.1.1024
[Download]
SATA
Intel SATA AHCI Driver v9.6.0.1014
[Download]
Intel VGA
Intel VGA Driver v8.15.10.2119
[Download]
AMD VGA
AMD VGA Driver v8.741.0.0000
[Download]
Audio
Realtek Audio Driver v6.0.1.6156
[Download]
LAN
Broadcom LAN Driver v14.2.0.7
[Download]
Bluetooth
Atheros Bluetooth Driver v7.01.000.18
[Download]
Broadcom Bluetooth Driver v6.3.0.6000
[Download]
Card Reader
Alcor Card Reader Driver v1.9.17.06019
[Download]
Touchpad
Synaptics Touchpad Driver v15.0.18.0
[Download]
Turbo Boost
Intel Turbo Boost Driver v1.2.0.1002
[Download]
MEI
Intel Turbo Boost Driver Manageability Engine Code v6.0.0.1179
[Download]
Wifi
Atheros Wireless LAN Driver v9.0.0.202
[Download]
Broadcom Wireless LAN Driver v5.100.249.2
[Download]

LaunchManager

Dritek LaunchManager Application v4.0.12
[Download]
Semoga bermanfaat. :coffee:
Sumber: acer-euro dan drivertools
READ MORE - Download Koleksi Driver Acer Aspire 4738Z untuk Windows XP Disini Baca selengkapnya di: http://guntingbatukertas.com/sistem-operasi/windows/download-koleksi-driver-acer-aspire-4738z-untuk-windows-xp-disini/#ixzz1eTvAsyLc Under Creative Commons License: Attribution No Derivatives

 
 
 

Labels

0-Z (27) Beautricks (3) Diet dan Fitness (9) flm (139) game (11) info cantik (1) kesehatan (1) love (12) lowongan kerja (15) makanan kue dan sejenisnya (1) teno (7) zodiak (1) zz A (1) zz B (1) zz C (1) zz D (1) zz E (1) zz F (1) zz G (1) zz H (1) zz i (1) zz j (1) zz K (1)

Labels