cara dapat uang klik iklan di bawah ini

..........DAFTAR LIS MUSIC..........

0-9..A..B..C..D..E..F..G..H..I..J..K..L..M..N..O..P..Q..R..S..T..U..V..W..X..Y..Z

Tampilkan postingan dengan label Diet dan Fitness. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet dan Fitness. Tampilkan semua postingan

Kerja Pakai Setelan Jas Bikin Lebih Cepat Gemuk

Jumat, 04 November 2011

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Pernahkah Anda memperhatikan orang-orang di gedung kantor yang mengenakan jas setiap harinya ke tempat kerja? Dari sekian banyak mereka yang menggunakan setelan jas, bisa dipastikan lebih banyak yang bertubuh gemuk atau berperut buncit. Mengapa bisa demikian?

Sebuah studi yang dilakukan oleh John Porcari & Reem Ekhwan mendasari pendapat ini. Diterbitkan dalam American Council on Exercise, Fitness Matters, didapati bahwa pekerja yang mengenakan setelan jas formal untuk bekerja setiap hari menggemuk lebih cepat ketimbang mereka yang bekerja dengan baju yang lebih kasual.

Mereka yang mengenakan baju kasual setiap hari selama 50 minggu terbukti membakar 125 kalori ekstra per minggu atau 6,250 kalori per tahun. Bisa dibilang 8% aktivitas lebih banyak dilakukan oleh mereka yang berbusana kasual.

Hal ini diperkirakan ada hubungannya dengan posisi yang lebih tinggi membuat mereka menjadi jarang berolahraga hingga ruang gerak yang makin terbatas saat mengenakan suit (setelan jas).

Fakta menarik lainnya juga dirilis oleh J.R Pleis dalam "Summary health Statistics for US Adults: National Health Interview Survey." Orang yang menyelesaikan studi dan mengikuti pendidikan lebih tinggi, memiliki kesadaran berolahraga secara rutin ketimbang mereka yang tidak menyelesaikan studi.

Dalam sebuah survei yang dilakukan Center for Disease Control & Prevention, didapati untuk urusan olahraga, 79% dari mereka yang tidak menyelesaikan studi jarang atau malas berolahraga. 39% orang dengan gelar sarjana rutin berolahraga tiga kali seminggu.
READ MORE - Kerja Pakai Setelan Jas Bikin Lebih Cepat Gemuk

10 Diet Sayuran Untuk Basmi Lemak Lebih Cepat

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Kita semua tahu dengan mengonsumsi sayuran, tubuh tidak akan menggemuk dan menyehatkan karena banyak mengandung serat. Tak hanya itu, beberapa sayuran banyak mengandung nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh saat menjalani diet.

Banyak wanita yang menyerah akan diet seperti ini karena tidak banyak yang menyukai sayuran, apalagi jika dijadikan makanan utama sehari-hari. Untuk mengakalinya, ikutilah 10 tips diet sayuran dari Glamour ini agar program diet tidak membosankan dan tetap membuat nafsu makan datang.

1. Makan porsi sedikit namun berulang kali untuk menjaga energi tetap prima. Tubuh akan menyesuaikan diri begitu Anda memulai diet sayur dan memaksa tubuh untuk mencari makan yang banyak dengan meningkatkan rasa lapar. Makanlah lima porsi makanan dalam sehari. Jangan melupakan karbohidrat sebagai pelengkap karena tubuh tetap membutuhkannya agar hormon tetap seimbang.

2. Makan terlalu sedikit atau tidak makan sama sekali adalah kesalahan terbesar dalam diet. Metabolisme tubuh akan menurun dan kemampuannya untuk membakar lemak pun tidak ada. Anda akan membutuhkan energi ekstra untuk berolahraga dan beraktivitas seperti biasa.

3. Makanlah sayur sebanyak-banyaknya diimbangi dengan asupan air yang cukup. Kekenyangan karena makan sayur lebih disarankan karena ia bisa mendorong tubuh melakukan proses detoks, menambah vitalitas dan kesegaran kulit.

4. Brokoli, mengandung hampir seluruh vitamin dan mineral penting lainnya seperti kalsium dan potassium. Rasanya yang tidak pahit dan berair pun bisa menjadi kudapan yang segar kala keinginan ngemil datang.

5. Bayam, adalah sayuran yang kaya akan antioksidan, potassium, zat besi, magnesium, vitamin B dan C. Ia menjaga tingkat gula darah Anda seimbang saat diet. Usahakan saat memasak apapun, Anda menyampurkan bayam di dalamnya.

6. Asparagus kaya akan vitamin B dan membantu meningkatkan energi tubuh. Ia membantu menyeimbangkan kadar insulin dalam tubuh dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Bagus pula untuk sistem pencernaan dan dipercaya sangat manjur untuk mengempiskan perut buncit.

7. Tauge banyak digunakan untuk menambah asupan protein, namun juga kaya akan vitamin A, B, C, D, E dan K. Asam folic, zat besi, kalsium, magnesium dan zinc juga membantu vitalitas tubuh dan bertenaga sepanjang hari.

8. Diet sayur bukan berarti Anda tidak boleh makan lemak hewani seperti keju, telur, krim, dan daging. Kurangi porsinya sebanyak mungkin atau pilihlah daging yang kandungan lemaknya sedikit seperti ikan.

9. Minyak dibutuhkan untuk memasak atau menumis sayuran. Gunakan minyak zaitun yang mampu menguraikan lemak tubuh yang lama mengendap.

10. Apakah Anda seorang vegetarian atau vegan? Cobalah tahu atau tempe yang terbuat dari kacang kedelai sebagai pengganti daging. Masaklah secara direbus, kukus atau goreng dengan minyak zaitun.
READ MORE - 10 Diet Sayuran Untuk Basmi Lemak Lebih Cepat

Kebiasaan Makan yang Bikin Gemuk Lebih Cepat

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Kebiasaan makan yang buruk dapat menyebabkan kegemukan bahkan gangguan kesehatan. Terkadang kita bahkan tidak menyadari bahwa kita memiliki kebiasaan makan yang buruk.

Apakah Anda salah satu dari sekian banyak orang yang memiliki kebiasaan makan yang buruk? Temukan faktanya di bawah ini, seperti dikutip dari Sheknows.

1. Mengunyah terlalu cepat
Mengunyah makanan terlalu cepat adalah kebiasaan makan yang paling buruk, karena Anda tidak mengunyah makanan secara sempurna sehingga sistem pencernaan harus bekerja ekstra untuk mencerna makanan tersebut. Selain itu, terlalu cepat mengunyah dan menelan makanan akan menyebabkan perut terasa kembung. Otak Anda memerlukan waktu sekitar 20 menit untuk memberi sinyal bahwa perut sudah terisi penuh. Hindari mengonsumsi cemilan yang tidak perlu, pilihlah makanan yang sehat, dan banyak minum air putih ketika makan.

2. Makan sambil beraktivitas
Kebiasaan ini juga harus dihindari apabila Anda ingin hidup sehat. Hindari makan ketika anda sedang menyetir, berbelanja, atau bekerja. Sediakanlah waktu khusus diantara kesibukan anda untuk makan. Selain itu, makan sambil menonton televisi atau sambil main komputer juga merupakan kebiasaan yang buruk karena Anda akan lebih berkonsentrasi pada aktivitas yang sedang dilakukan dibandingkan makan.

3. Terlalu banyak makanan manis
Mengonsumsi gula secara berlebihan hanya akan memberikan tubuh kalori yang tidak dibutuhkan. Mengonsumsi makanan manis memang dapat menmberikan energi namun apabila berlebihan hanya akan menyebabkan kerusakan pada tubuh.

4. Makan karena emosi
Jangan biarkan mood mengatur pola makan Anda. Biasanya apabila sedang frustrasi, dorongan untuk mengonsumsi karbohidrat menjadi lebih besar. Coba alihkan kebiasaan makan kepada aktivitas lainnya seperti berolahraga atau menonton film.

5. Makan sebelum tidur
Kebiasaaan ini sering dilakukan oleh banyak orang, padahal dampaknya sangat buruk bagi tubuh. Seperti mengurangi kualitas dan kuantitas tidur, pencernaan Anda tidak memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan yang dikonsumsi.
READ MORE - Kebiasaan Makan yang Bikin Gemuk Lebih Cepat

Olahraga yang Tepat Saat Cuaca Tidak Menentu

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Pergantian musim telah terjadi, hujan dan panas terik menghiasi hari. Anda jadi sulit untuk aktif berolahraga di luar ruangan. Jangan biarkan cuaca mengalahkan niatan untuk menurunkan berat badan dan menjadi lebih sehat. Sedikit perubahan aktivitas dapat membuat Anda tetap bugar di cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.

Semua hal yang dilakukan di luar ruangan akan semakin diminimalisir mengingat hujan yang terus membasahi jalan maupun terik matahari yang menyengat. Oleh karena itu, kini saatnya Anda berolahraga di rumah atau mengunjungi pusat kebugaran. Berikut ini olahraga yang bisa dilakukan di dalam ruangan dan total pembakaran kalori selama satu jam, seperti yang dikutip dari diets in review.

Treadmill
Saat memasuki musim hujan, treadmill menjadi salah satu alternatif olahraga yang efektif. Melakukan jalan cepat di atas treadmill akan membakar 300 kalori dalam satu jam. Sedangkan jika Anda berlari di atas treadmill dengan kecepatan 7,5 mil per jam maka Anda bisa membakar 900 kalori per jam.

Sepeda Stationer
Mengayuh sepeda stationer dengan kecepatan 10 mil per jam akan membakar 450 kalori dalam satu jamnya. Tambahkan kecepatan Anda untuk membakar lebih banyak kalori.

Tangga
Berolahraga dengan naik-turun tangga dapat mengencangkan dan membakar lemak di sekitar paha dan bokong. Melakukan olahraga ini selama satu jam akan membakar 700 kalori.
READ MORE - Olahraga yang Tepat Saat Cuaca Tidak Menentu

Riset: Orang Gagal Diet Bukan Karena Kurang Motivasi

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Banyak orang yang sukses menurunkan berat badan namun setahun kemudian tubuhnya kembali gemuk. Menurut para ahli, hal ini disebabkan oleh hormon, bukan karena kurang usaha.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hormon tertentu akan memaksa tubuh untuk tetap makan agar tubuh kembali ke kondisi semula, setahun setelah diet berjalan sukses.

Riset ini diterbitkan di New England Journal of Medicine dan isinya menyebutkan bahwa orang yang menjalani diet pasti akan kembali ke kebiasaan lama dan harus berjuang melawan sistem hormon diri sendiri.

"Orang yang berat badannya naik kembali jangan langsung emosi, karena makan adalah insting manusia," ujar Joseph Proietto, penulis riset ini dari University of Melbourne, Australia, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dalam penelitian ini ditemukan 9 jenis hormon dalam sel darah manusia. 6 hormon di antaranya kehilangan keseimbangan dan mengakibatkan rasa lapar lebih tinggi, setahun setelah program diet berlangsung. Para pelaku diet juga merasa lebih lapar meskipun sudah makan.

Mempelajari situasi ini, Dr George Bray dari Pennington Biomedical Research Center, Baton Rouge, Louisiana menambahkan bahwa lebih baik menjaga berat badan tidak naik ketimbang berusaha mati-matian menurunkannya.
READ MORE - Riset: Orang Gagal Diet Bukan Karena Kurang Motivasi

3 Cara Mengontrol Nafsu Makan Berlebihan

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Hal yang paling sulit untuk ditahan saat diet adalah meredam nafsu makan yang berlebihan. Cara berikut ini bisa membantu Anda menjaga berat badan yang stabil.

Secara teori, menurunkan berat badan sangatlah mudah. Anda hanya perlu berolahraga dan mengurangi makan. Pada prakteknya meredam nafsu makan bukanlah hal yang mudah, apalagi jika Anda senantiasa mengikuti keinginan makan yang datang setiap saat stress melanda.

Jika Anda mengalami kesulitan untuk meredam nafsu makan yang berlebihan, maka trik berikut ini dapat membantu, seperti yang dikutip dari women24.

Tunggu sejenak
Perut membutuhkan waktu 10 hingga 20 menit untuk memberikan sinyal ke otak jika sudah penuh. Oleh karena itu, sebelum makan apapaun, minumlah segelas air putih. Begitu pula saat sudah menghabiskan satu porsi kecil makanan, minumlah segelas air lagi untuk mengulur waktu. Bila masih lapar juga maka makanlah sayuran, misalnya salad.

Sarapan protein
Protein membuat orang merasa kenyang dalam waktu yang lama. Tidak suka telur? Ada banyak makanan yang kaya akan protein selain telur, misalnya saja yoghurt rendah lemak, dada ayam dan tuna.

Duduk saat makan
Makan sambil duduk tidak hanya membuat Anda tidak terburu-buru mengunyah, tetapi juga membuat Anda bisa berpikir secara jernih untuk menjaga agar tidak memakan terlalu banyak.
READ MORE - 3 Cara Mengontrol Nafsu Makan Berlebihan

7 Nutrisi Wajib Saat Menjalani Diet

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Saat menjalani diet, seseorang cenderung mengurangi makanan karena takut gemuk. Padahal beberapa makanan justru diperlukan tubuh untuk tetap fit di saat beradaptasi dengan program yang dijalankan. Dilansir oleh Webmd, berikut 7 nutrisi yang harus Anda penuhi.

1. Potassium
Nutrisi ini berguna untuk menurunkan tekanan darah dan bisa didapatkan dari makanan seperti kentang, ubi-ubian hingga pisang. Potassium juga membantu kesuburan serta fungsi otak dan syaraf.

2. Magnesium
Asupan magnesium yang rendah bisa berakibat osteoporosis, tekanan darah tinggi, diabetes, kram otot, hingga gangguan jantung. Memakan bayam, kacang-kacangan, terutama almond akan membantu mencegah gangguan kesehatan tadi.

3. Vitamin A
Ada dua tipe vitamin A, yakni retinol dan carotenoid seperti beta-karoten. Ditemukan dalam makanan seperti wortel, bayam, hingga sereal. Fungsinya membantu sistem imun tubuh, penglihatan dan mengganti sel tubuh yang rusak.

4. Vitamin E
Ia adalah antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, penglihatan dan daya tahan tubuh. Manfaat lainnya adalah ia mampu mengurangi plak yang menyumbat di pembuluh darah. Selai kacang bisa menjadi opsi untuk mendapatkan nutrisi ini selain biji bunga matahari, almond dan hazelnut.

5. Kalsium
Mungkin Anda sudah tahu bahwa nutrisi ini baik untuk tulang. Selain itu ia juga baik untuk menjaga fungsi otot dan ritme detak jantung. Tekanan darah tinggi pun sedikit banyak diredakan olehnya. Bisa didapat dari konsumsi sehari-hari seperti susu, keju, hingga makanan seperti ikan salmon dan tofu. Satu hal yang perlu diingat, tanpa ditunjang vitamin D yang cukup, tubuh akan kesulitan menyerap kalsium.

6. Vitamin C
Saat diet, tubuh terasa sedikit lemah dan kurang bertenaga. Vitamin C bisa membantu tubuh untuk merasa tetap fit dan mengurangi gejala datangnya penyakit seperti demam hingga flu. Dapatkan vitamin C alami dari buah dan sayuran. Ia juga baik untuk mencegah kerusakan sel.

7. Serat
Menurunkan tingkat kolesterol buruk dan melancarkan kerja saluran pencernaan adalah manfaat darinya. Tak hanya itu, menurunkan risiko gangguan jantung, diabetes dan beberapa jenis kanker juga didapat jika rajin mengonsumsinya.

Serat tinggi bagus untuk diet karena efeknya membuat Anda cepat kenyang namun tidak banyak kalori. Namun bagi Anda yang sedang menjalani pengobatan dengan minum obat, serat justru menyerap manfaat obat jika dikonsumsi bersamaan.
READ MORE - 7 Nutrisi Wajib Saat Menjalani Diet

Ini Dia Diet Alternatif Pengganti Gula

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Bagi Anda yang menyenangi makanan atau minuman manis, kini bisa mengonsumsi gula tanpa rasa bersalah. Gula yang dimaksud tentu saja bukan gula pasir atau pemanis buatan rendah kalori.

Dilansir oleh She Knows, ada cara yang lebih menyehatkan dan alami untuk menambahkan rasa manis ke dalam makanan atau minuman. Selain mudah dibuat, pemanis yang satu ini bisa digunakan berhari-hari selama ia disimpan di dalam kulkas.

Cara diet ini populer dengan nama 'Fruit Juice Reduction', atau mengurangi konsumsi gula dengan jus buah segar. Untuk pemula, jus yang bisa dibuat adalah apel dan anggur. Kupas kulit dan buang bijinya, lalu blender daging buahnya dan kemudian disaring. Anda akan mendapatkan sari pati buah yang sangat manis.

Sari buah ini bisa dicampurkan ke dalam makanan atau minuman sebagai pengganti gula dan dapat digunakan berulang kali selama ia disimpan di lemari pendingin dan terjaga kebersihannya. Dua jenis buah ini baik untuk pemula karena rasanya tidak akan merubah rasa asli makanan. Setelah Anda terbiasa, baru kemudian bisa bereksperimen dengan buah lainnya.

Jus buah sebagai pengganti gula ini juga baik digunakan sebagai pemanis kue. Menurut Janice Newell, MS, RD, pemanis ini juga bisa digunakan sebagai saus manis untuk kue yang bisa dimakan langsung. Kuncinya adalah, pemanis ini harus selalu disimpan dalam temperatur dingin agar kesegaran dan warnanya tidak berubah.

Bila sari pati yang dihasilkan terasa terlalu cair dan kurang manis, Anda bisa memanaskannya hingga menjadi lebih pekat dan kental. Cara memanaskannya bisa dengan direbus di panci maupun dipanaskan di dalam microwave. Sesuaikan hingga kepekatannya cukup agar terhindar dari kegosongan.
READ MORE - Ini Dia Diet Alternatif Pengganti Gula

3 Olahraga yang Bisa Cegah Kanker Payudara

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Olahraga meskipun tidak disukai banyak orang namun manfaatnya tidak diragukan lagi. Jika jantung terus terpompa dan otot berkontraksi, maka oksigen akan mengalir ke otak lebih banyak dan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dan seimbang.

Tak hanya itu, banyak studi menemukan bahwa dengan olahraga teratur bisa mencegah berbagai penyakit, salah satunya kanker payudara. Wanita yang aktif berolahraga jarang yang mengidap kanker ketimbang yang tidak berolahraga, seperti dikutip dari National Institutes of Health.

Umur tidak menjadi masalah selama keinginan berolahraga itu tetap ada. Sampai saat ini, para peneliti masih belum menemukan bagaimana sistem kerja tubuh seseorang yang suka berolahraga bisa mencegah datangnya kanker payudara, namun diduga hubungannya ada pada kombinasi aktifnya hormon, berat badan, kadar gula, keluarnya keringat hingga otot yang terlatih.

Anda terlalu malas untuk melakukan olahraga? Buang jauh rasa malas itu dan cobalah tiga aktivitas sederhana ini dari She Knows:

1. Jalan
Terdengar simpel namun jika dilakukan terlalu santai, semua akan percuma. Ada baiknya jika seseorang menggunakan pedometer sehingga bisa menentukan target yang harus dicapai tanpa buang-buang energi. Bila Anda merasa sehat dan fit, maka tingkatkan intensitas berjalan dengan mempercepat langkah, seperti yang diungkapkan oleh Therese Iknoian, MS, penulis buku 'Fitness Walking'. Berjalan yang memacu kemampuan fisik lebih tinggi juga bisa dilakukan pada jalanan yang menanjak.

2.Yoga
Aktivitas ini memadukan latihan fisik dengan meditasi, sehingga manfaatnya lebih kepada mengurangi tingkat stress. Jika Anda belum pernah melakukannya sebelumnya, temukanlah satu gaya yang Anda suka dan biasakan diri terlebih dahulu. Gerakan hantha atau vinyasa bisa menjadi pemanasan sebelum beralih ke power yoga hingga Bikram (hot yoga).

3. Latihan Kombinasi
Kedua latihan di atas kurang menantang dan terkesan membosankan? Anda bisa melakukan latihan kombinasi di gym. Caranya dengan melakukan angkat beban ringan dengan latihan kardio intensitas rendah. Hal ini akan membakar lemak lebih cepat meskipun Anda telah menyelesaikan latihan.
READ MORE - 3 Olahraga yang Bisa Cegah Kanker Payudara

 
 
 

Labels

0-Z (27) Beautricks (3) Diet dan Fitness (9) flm (139) game (11) info cantik (1) kesehatan (1) love (12) lowongan kerja (15) makanan kue dan sejenisnya (1) teno (7) zodiak (1) zz A (1) zz B (1) zz C (1) zz D (1) zz E (1) zz F (1) zz G (1) zz H (1) zz i (1) zz j (1) zz K (1)

Labels